LAMBUNG

KENALILAH MESIN PENGOLAHAN MAKANAN ANDA

Sistem pencernaan dimulai di mulut dan berakhir di usus besar (anus), yang panjangnya kurang lebih 9 meter. Makanan dikunyah dalam mulut untuk dilumatkan dengan bantuan air liur, lalu ditelan dikirim ke lambung untuk diolah lebih lanjut. Makanan ini akan diubah dari padat menjadi semi cair seperti bubur encer dalam tempo dua sarnpai enam jam. Larnanya makanan atau minuman berada dalam lambung terqantunq pada jenis makanannya. Makanan cair akan bergerak lebih cepat daripada makanan padat. Makanan yang dikunyah lebih lumat akan melintasi lambung lebih cepat daripada yang kurang lumat.

Lambung bersifat lentur, bisa mengembung dan juqa bisa mengecil. Jika terisi makanan ia akan mengembung dan jika kosong, ia akan mengecil. Lambung yang berukuran rata-rata bisa menampung hingga 1,5,liter makanan.



Selain proses pengunyahan, ada faktor lain yang menentukan cepat atau lambatnya proses pencernaan, di antaranya suhu dalam lambung. Makanan yang dingin akan memperlambat proses pencernaan. Sebagai contoh, setelah makan es krim dalam jumlah tertentu, suhu lambunq bisa turun hingga 26°C, dari suhu normalnya yaitu 37°C. Suhu lambung yang terlalu rendah, bisa menghentikan segala kegiatan pencernaan di dalam lambung selama kurang lebih 30 menit atau sampai suhu lambung naik kembali ke suhu normal.



Kejiwaan seseorang akan mempengaruhi kegiatan lambung (pencernaannya). Bila sesorang sedang marah atau takut, perasaan ini akan mempengaruhi langsung organ lambung. Sebagai contoh, pada saat seseorang wajahnya merah karena marah, lambung pun ikut memerah karena darah yang mengalir ke lambung lebih banyak. Pada saat seseorang berwajah pucat karena takut, lambung pun akan ikut pucat karena darah yang mengalir ke lambung berkurang. Sewaktu kita mencium bau masakan sedap kesukaan kita disaat lapar, lambung pun akan bereaksi memberikan signal bahwa dia sudah lapar.

Lebih jauh lagi kita harus belajar memahami karakter lambung agar kita bisa lebih bijak merawatnya. Khususnya pada saat-saat tertentu ketika kita tidak bisa seiring sejalan dengan lambung kita, seperti pada saat kita "sedih" atau "stres", dalam keadaan seperti ini, lambung bereaksi secara berlebihan dengan menuangkan lebih banyak asam lambung (asam hidroklorat / HCL) sampai tiga kali lipat dari jumlah normal. Asam lambung yang berlebihan ini bisa mengikis dinding lambung hingga menimbulkan luka larnbung atau penyakit gastritis (maag).


JANGAN BEROLAH RAGA SETELAH MAKAN
Sewaktu kita berolah raga berat, otot menuntut peningkatan suplai darah sebanyak 15-20 kali lipat dari normal. Untuk memenuhi tuntutan tersebut tubuh akan mengurangi suplai darahnya ke organ-organ tubuh yang lain. Dalam keadaan ini salah satu kelompok organ yang paling dirugikan adalah organ lambung (pencernaan). Maka sewaktu berolah raga, kegiatan pencernaan akan sangat lambat, karena darah yang mengalir kesana akan sangat berkurang. Itu sebabnya tidak baik berolah raga sehabis makan kecuali olah raga ringan seperti jalan santai, ini justru akan merangsang sistem pencernaan bekerja lebih baik. Itu sebabnya jalan santai setelah makan sangat dianjurkan untuk setiap orang.


GASTRIC JUICES (GETAH LAMBUNG)
Kegiatan pencernaan yang dimulai di mulut bertujuan untuk merobek-robek molekul makanan menjadi molekul sederhana. Sebab dalam bentuk aslinya susunan molekul makanan akan terlalu rumit untuk dapat diserap langsung oleh tubuh. Proses ini membutuhkan pencernaan yang sempurna, karena tanpa dicerna denqan baik, makanan yang kita makan tidak akan bermanfaat bagi tubuh.

Untuk melaksanakan funqsinya sebagai pencerna makanan, dinding lambung dilengkapi oleh sekitar 35.000.000 kelenjar yang semuanya berfungsi sebagai pabrik yang menghasilkan sekitar 1-2 liter gastric juice (getah lambung), yang sebagian besar asam hidroklorat. Selain ada juga getah lambung yang lain seperti, pepsin, gastrin, mukus (Iendir), dan faktor intrinsik.

Salah satu fungsi asam hidroklorat adalah membunuh bekteri yang· ada dalam makanan, sehingga membuat lingkungan rongga lambung hampir steril, walaupun ada kuman yang tahan terhadap asam ini.

Selama proses pencernaan dalam lambung, makanan akan dicampur aduk dengan getah pencernaan secara merata sampai menyerupai bubur encer. Untuk proses pencampuran ini, ketiga lapis otot lambung akan berkontraksi membentuk gerakan meremas-remas menyerupai gerakan denyut jantung. Gerakan meremas ini terjadi karena dirangsang oleh kehadiran makanan dalam lambung.

Melalui katup pilorik pada ujung bawahnya, lambung akan mengeluarkan bubur encer ini sedikit demi sedikit ke bagian pertama usus halus (duodenum). Daerah ini sangat sensitif, karena bubur asam yang berasal dari lambung bisa merusak dindingnya. Oleh sebab itu, lambung secara otomatis 'akan mengeluarkan bubur asam tersebut sedikit demi sedikit, sesuai jumlah yang langsung bisa dinetralkan oleh getah basa di duodenum yang berasal dari pankreas. Daerah ini yang paling rawan dari kerusakan dan sering luka yang kita kenai dengan istilah sakit maag.

Dinding lambung bersifat sangat peka terhadap makanan tertentu, seperti "pedes". Dindinq lambung akan menjadi merah, bahkan bengkak pada saat disentuh oleh rnakanan yang pedas secara berlebihan. Selain itu kebiasaan jelek seperti, stres, minuman beralkohol, kopi, nikotin, akan mengganggu keseimbangan asam lambung dan merangsang produksi asam lambung secara berlebihan. Hal ini akan melemahkan sistem pelindung dinding lambung. Itu sebabnya penderita sakit maag harus berusaha menghindari kebiasaan buruk tersebut.



Banyak dokter mernpersalahkanlambunqnya ketika mual dan muntah. Berbagai obat anti mual / muntah akan diberikan untuk memaksa lambungnya agar tidak mual atau muntah. Padahal secara alami lambung akan bereaksi ketika ada hal-hal yang dianggap m~!nghambat kelancaran pencernaan atau yang tidak dapat dicerna serta y~ng besifat meracuni, akan dipaksa keluar oleh lambung dengan cara "muntah". Mual atau muntah bisa disebabkan karena makanan basi, keadaan mabuk, atau makan terlalu kenyang.

Muntah adalah cara tubuh untuk melindungi dirinya dari berbagai bahaya, seperti, seseoranq yang keracunan makanan, karena makan di pinggir jalan yang tidak higienis, atau seseorang yang minum-minuman beralkohol terlalu banyak akan terangsang untuk muntah. Ini proses alami tubuh untuk melindungi dari bahaya keracunan yang dapat ditimbulkan oleh terlalu banyaknya kadar alkohol yang masuk dalam tubuh.

LAMBUNG SUMBER UTAMA PENYAKIT



Ada satu keterangan yang mengatakan "Iambung merupakan sumber utama berbagai penyakit". Apakah itu benar ? Mari kita simak lebih jauh, mengapa lambung dikatakan sumber berbagai penyakit.

Kita semua tahu, bahwa mas,a depan tubuh kita tergantung pada kualitas oli dan bensin (makanan) yang masuk ke tubuh kita. Makanan yang kita makan akan menentukan kualitas darah tubuh kita. Kualitas darah sangat ditentukan oleh keseimbangan dan kualitas nutrisi yang masuk dan diolah di dalam lambung dan organ-organ pencernaan lainnya (digestive system). Mari kita lihat hubungan penyakit dan lambung.

Apabila ada kerusakan pada mesin pengolahan makanan kita (Iambung), maka makanan yang kita makan tidak bisa diolah Idicerna dengan baik dan maksimal, Hal ini akan berdampak pada tidak maksimalnya nutrisi yang harus diserap oleh darah, lalu dikirim keseluruh tubuh guna memberi makan seluruh sel tubuh kita (mensuplai nutrisi tubuh). Akibatnya keseimbangan suplai nutrisi akan terganggu, yang akan berdampak pada menurunnya kualitas sel dan kualitas darah tubuh kita.

Bila hal ini tidak segera diatasi, keseimbangan kerja sebagian atau seluruh organ tubuh kita akan terganggu pula. Dari sinilah berbagai gangguan keharmonisan tubuh dan gejala penyakit mulai muncul.

Bila makanan tidak diolah dengan baik dan sempurna di lambung, maka proses pencernaan selanjutnya akan bermasalah. Penyerapan sari-sari makanan akan terganggu, pembuangan ampas sisa olahan akan terganggu pula. Akibatnya berbagai gangguan pencernaan akan muncul, seperti, perih, kembung, mual, sulit buang air besar, diare, dan lain-lain.



Untuk itu, mari kita jaga dan rawat lambung kita sebaik mungkin, agar seluruh jaringan organ dalam tubuh bisa terjaga keharmonisannya dan terhindar dari berbagai penyakit.

Perut (lambung) kita ibarat mobil. Apabila mobil mau dipakai, umumnya kita panaskan mobil itu untuk beberapa saat, agar mesin mobil tidak cepat rusak, dan ketika mau dipakai untuk perjalanan jauh, mesin mobil sudah siap tancap gas dengan kecepatan yang prima. Begitu pula dengan lambung kita yang sudah diistirahatkan semalaman ketika kita tidur, selama kurang lebih 14 jam. Maka sudah selayaknya setelah bangun dari tidur, untuk mengawali sarapan paqi, kita panaskan lambung kita dengan makanan yang paling ringan dan cepat dicernanya oleh lambung, yaitu berbagai jus dan buah-buahan yang disesuaikan dengan karakter tubuh masing-masing. Hal ini bertujuan, agar lambung sudah siap dengan berbagai getah lambungnya (gastric juice) ketika 2 jam kemudian diberikan makanan padatyanq membutuhkan pekerjaan lambung yang lebih berat dan lama.


Apabila kita memahami karakter lambung kita dan bisa selalu menjaga kesehatan dan keharmonisan organ larnbunq, maka lambung pun akan selalu menjaga tubuh kita dari berbagai penyakit sebaik mungkin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar