LIVER

PABRIK KIMIA TERCANGGIH


Hati merupakan organ terbesar dalam tubuh, dengan berat sekitar 1,5 kg. Fungsinya yang begitu banyak hingga memiliki fungsi lebih kurang 500 fungsi yang bertalian erat dengan fungsi organ tubuh lainnya. Dengan fungsinya yang begitu banyak dan begitu rumit, hati ibarat pabrik kimia yang serba guna dan paling canggih yang Tuhan ciptakan dengan jumlah 300 milyar sel, yang tidak bisa ditiru oleh teknologi manusia secanggih apapun.

Begitu hebatnya efisiensi kerja hati, sehingga walaupun hati telah rusak hingga lebih dari 60%-nya, pabrik kimia ini masih tetap menunjukkan kerja yang maksimal tanpa keluhan. Itu sebabnya seseorang yang sudah mengalami kerusakan hati, sering tidak dirasakan keluhannya secara dini, apalagi hati termasuk organ yang tidak memiliki syaraf-syaraf sensitif di permukaannya, hal ini membuat hati menjadi organ yang tidak mudah mengeluh dan tidak memunculkan rasa sakit ketika organ ini mulai rusak. Acapkali si penderita kurang memperhatikannya. Hal ini kerap pula membuat kita baru sadar akan kerusakan organ ini dalam kondisi yang sudah parah.

HATI SEBAGAI GUDANG DARAH
Hati ibarat suatu pabrik kimia yang memiliki kegiatan yang sangat padat, maka untuk mendukung semua kegiatannya, hati dilengkapi oleh sistem pembuluh darah yang sangat rumit dan teratur. Darah mengalir dari hati ke jantung, jika ada luapan aliran darah yang melintasi jantung, hati akan menyimpan darah yang berlebihan tersebut sampai sebanyak 0,5 - 1 liter untuk mencegah beban yang berlebihan pada jantung. Setelah itu, hati akan mengeluarkan darah tersebut sedikit demi sedikit sesuai dengan kemampuan jantung dalam menanggulanginya.

Dalam keadaan normal, organ hati akan dilintasi sedikitnya 1.400 cc darah setiap menitnya, atau hampir seperempat darah yang ada dalam tubuh melintasi hati setiap menit. Ini adalah cara tubuh untuk membersihkan darah. Hati menyaring darah yang melewatinya, lalu membersihkannya dari unsur-unsur yang bersifat mengotori darah. Jika hati menyaring 1,4 liter darah dalam setiap menitnya, ini berarti setiap tahun hati telah menyaring sebanyak lebih dari 525.000 liter darah.

Salah satu yang perlu disaring oleh hati adalah sel darah merah yang telah usang. Setiap detik akan ada sekitar 3 juta sel darah merah yang mati dan harus diolah. Ini diperlukan agar sel darah yang sudah usang dan tidak berfungsi lagi tidak mengganggu lalu lintas darah. Sel darah yang telah mati ini akan dilebur, lalu disimpan untuk didaur ulang sebagai bahan baku dalam membuat sel darah merah baru, serta dipakai juga sebagai bahan baku zat empedu.

Hati juga memiliki sistem pembuluh darah yang berbeda dengan organ-organ lainnya. Hati memiliki dua sumber suplai darah, yaitu darah segar yang datang langsung dari jantung untuk menyuplai sel hati dengan O2. Yang kedua, darah yang berasal dari lambung dan usus yang membawa sari-sari makanan yang telah diserap di sana.

Untuk menjaga stabilitas keamanan pabrik kimia ini, setiap kelompok kerja sel (lobulus) akan dilengkapi oleh ribuan sel pengaman yang disebut 'sel kuffer'. Sel ini selalu siap siaga menghalau setiap sel asing yang masuk ke dalam hati.

Dalam melakukan fungsinya dan membantu kegiatan tubuh sehari-hari, seperti menyediakan energi untuk bergerak, berlari, mencerna makanan, sampai pada pembuatan vitamin yang membantu proses pematangan sel darah merah. Hati menghasilkan lebih dari 1.000 jenis enzim yang berbeda.

HATI ORGAN DETOKSIFIKASI (PENAWAR RACUN)
Tanpa organ liver/hati, manusia tidak akan bisa bertahan hidup, bahkan akan mati terbunuh oleh berbagai racun yang masuk ke dalam tubuh termasuk obat-obatan kimia sintetis seperti antibiotik yang diresepkan oleh dokter.

Hati akan selalu bekerja membersihkan tubuh dari berbagai zat racun yang berbahaya dan merugikan tubuh, seperti alkohol, pengawet, pewarna, berbagai obat-obatan, dll.

HATI PENGATUR KADAR GULA DARAH
Hati organ yang luar biasa yang bisa mengubah karbohidrat dan protein menjadi lemak, dan mengubah asam amino (bagian dari protein) dan lemak menjadi karbohidrat. Peranan hati ini sangatlah penting untuk mengatur kadar gula dalam darah tetap stabil, karena organ tertentu seperti otak membutuhkan suplai gula darah secara konstan untuk bisa bekerja.

Karbohidrat dalam makanan seperti, beras, tebu, mie, umbi-umbian, akan dicerna lalu diserap dan diedarkan ke seluruh tubuh melalui darah dalam bentuk gula sederhana yang disebut glukosa. Kelebihan glukosa akan disimpan oleh hati dalam bentuk karbohidrat kompleks yang disebut glikogen. Apabila kadar gula dalam darah mulai berkurang, hati akan mengubah kembali glikogen yang disimpannya menjadi gula darah untuk dijadikan sumber energi bagi sel-sel tubuh.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar